pilihan +INDEKS
Anggaran Rp2 Miliar Sudah Ada, PJU di Jalan Paus Hingga Simpang Bingung Belum Terpasang
PEKANBARU - Anggota DPRD Kota Pekanbaru dari daerah pemilihan Rumbai, Zulkardi mendesak Dinas Perhubungan (Dishub) segera merealisasikan pemasangan penerangan jalan umum (PJU). Sorotan tajam ini mencuat usai beredarnya video amatir yang memperlihatkan kondisi sejumlah ruas jalan di kawasan Rumbai tampak gelap gulita dan membahayakan pengendara.
"Kita minta Dinas Perhubungan turun ke sana dan memperhatikan lampu-lampu di lokasi pekerjaan yang dilakukan Pemkot Pekanbaru. Kita lihat hari ini di situ gelap," tegas Zulkardi kepada GoRiau.com, Senin (5/10/2026).
Menurutnya, ketiadaan fasilitas penerangan di lokasi proyek jalan yang sedang maupun baru selesai dikerjakan sangat berisiko memakan korban. Ia mencontohkan beberapa akses vital masyarakat seperti kawasan Jalan Paus hingga rute menuju Simpang Bingung masih minim pencahayaan saat malam hari.
Anggaran PJU Rp2 Miliar Belum Tereksekusi
DPRD Kota Pekanbaru sejatinya sudah membahas dan menyetujui kucuran dana untuk pemasangan jaringan PJU di wilayah tersebut. Titik prioritas itu mencakup lintasan dari ujung Jalan Sudirman, masuk ke Jalan Yos Sudarso, hingga tembus ke Jalan Paus dan Simpang Bingung.
Namun, hingga memasuki pekan pertama bulan Oktober, pengerjaan fisik di lapangan belum kunjung terlihat membawa perubahan bagi warga.
"Anggarannya sudah ada. Ada yang Rp1 miliar, ada yang Rp2 miliar. Informasinya juga sudah ada tiang yang tinggal dieksekusi pemasangannya, tapi sampai hari ini belum terlaksana," urainya membeberkan lambatnya pergerakan instansi terkait.
Rawan Kriminalitas dan Kecelakaan Lalu Lintas
Lebih lanjut, Zulkardi turut menyinggung sebuah insiden yang sempat viral di media sosial terkait gangguan keamanan di kawasan depan Stadion Utama Riau dan Jalan Paus. Kondisi lingkungan yang minim penerangan dinilai menjadi faktor utama yang memperbesar kerawanan sosial di ruang publik.
Pemkot Pekanbaru dituntut tidak sekadar fokus memuluskan aspal infrastruktur jalan, melainkan harus memastikan seluruh kelengkapan fasilitas pendukung berfungsi dengan baik.
"Jangan sampai jalan sudah dikerjakan, tetapi penerangannya tidak ada. Kita minta ini segera ditindaklanjuti," pungkasnya.
Terkait desakan dari pihak legislatif ini, GoRiau.com telah berupaya mengonfirmasi Kepala Dinas Perhubungan Pekanbaru, Masykur Tarmizi. Kendati demikian, pesan yang dilayangkan masih belum mendapat balasan hingga berita ini diturunkan.
Berita Lainnya +INDEKS
Rakernas IMI 2026 Digelar di Pekanbaru, Ketua Umum Moreno Soeprapto Dipastikan Hadir
PEKANBARU - Kota Pekanbaru dipercaya menjadi tuan rumah pelaksanaan Rapat Kerja Nasional (R.
Antara Penataan Kota dan Hak Berdagang, DPRD Cari Solusi Adil untuk PKL Jembatan Siak IV
PEKANBARU - Aktivitas pedagang kaki lima (PKL) yang kembali menjamur di sepanjan.
Banjir Bisa Berkurang Jika Ditangani Serius, Ini Kata Ketua DPRD Pekanbaru
Pekanbaru- Kelanjutan perbaikan infrastruktur jalan rusak dan pembenahan drainase penanggulangan .
Hanya Pilih Tiga Usulan Lewat Swakelola? Zulkardi: 315 Aspirasi Lain Jangan Diabaikan
PEKANBARU - Anggota Komisi IV DPRD Pekanbaru, Zulkardi menyoroti nasib 315 aspir.
Syafri Syarif: Setiap Sekolah di Pekanbaru Disarankan Pasang CCTV di Area Rawan Bullying
PEKANBARU – Kasus kekerasan terhadap pelajar hingga berujung kematian menj.
Terlambat Penyaluran Seragam Gratis, DPRD Pekanbaru Tegur Dinas Pendidikan
Satelitimes.com, Pekanbaru - Janji Pemerintah Kota Pekanbaru melalui Dinas Pendidikan (Disdik) un.







